Pemkab Simalungun do’a bersama masyarakat di perairan Danau Toba

2018-06-26 0 comments simalungun Pemerintahan

Dalam rangka mendukung pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam dalam pelayarannya di perairan Danau Toba pada 18 Juni 2018 lalu, dari Simanindo Samosir menuju Tigaras Kabupaten Simalungun,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bersama 40 orang tokoh agama dan masyarakat melaksanakan do'a bersama diatas kapal di perairan Danau Toba sekitar lokasi tenggelamnya kapal tersebut,  Jum'at 22/06/2018.

Kegiatan do’a bersama merupakan rangkaian Shalat Jum’at yang dilaksanakan di Mesjid Al Hikmah Tigasras.  Pelaksanaan doa bersama yang diprakarsai oleh Wakil Bupati Simalungun Ir H Amran Sinaga MSi tersebut di pimpin oleh ketua MUI Simalungun H Abdul Halim Lubis LC MM.  Ikut juga dalam pelaksanaan do’a bersama diantaranya anggota DPRD Simalungun, dari Kemenag,   para KUA, tokoh agama dan masyarakat Tiga Ras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun,  Sumatera Utara.

Sebelum pelaksanaan do’a, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Simalungun sangat prihatin terhadap musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun yang lalu dan menelan ratusan korban jiwa. “Kita juga mengapresiasi terhadap tim pencarian korban yang dilaksanakan oleh Basarnas bersama TNI, Polri dan instansi lainnya yang terlibat dalam pencarian korban termasuk sukarelawan dari masyarakat,” ujarnya.

Namun Wakil Bupati Simalungun berpesan kepada masyarakat yang turut dalam pencarian maupun para relawan untuk tetap memperhatikan keselamatan diri. Kepada keluarga korban, Wakil Bupati meminta untuk bersabar dan menyerahkan upaya pencarian kepada tim gabungan dari berbagai instansi. "Semoga niat baik kita ini dikabulkan Allah Subhana Wa Ta'ala," katanya. 

Selanjutnya, Wakil Bupati berharap kepada masyarakat Simalungun dari berbagai agama supaya tetap memanjatkan do’a agar upaya yang dilakukan pemerintah pusat, provinsi maupun daerah, TNI, Polri dan instansi sipil lainnya termasuk relawan untuk mendapatkan hasil serta diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan ini, mengingat para keluarga korban masih menunggu dalam ketidak pastian.

Sementara itu Tokoh masyarakat setempat, H Sulaiman Sinaga mengatakan, sebagai putra daerah Tigaras dan anak rantau juga meyampikan keprihatinannya terhadap musibah KM Sinar Bangun. Oleh karennya masyarakat Tigaras yang masih menetap dan anak rantau asal Tigaras melakukan kegiatan “Tigaras Peduli” dan turut melakukan pencarian korban secara swadaya.

“Kami juga membuka ‘Rumah Singgah’ untuk melayani kebutuhan keluarga korban dan personel yang membantu tim pencari,”tambah Sulaiman.

Usai melaksanakan do’a bersama, selanjutnya Wakil Bupati bersama anggota DPRD dan diikuti oleh masyarakat melakukan tabur bunga diperairan Danau Toba sekitar lokasi tenggelamnya KM Sinar Bangun sebagai bentuk keprihatinan dan turut berduka terhadap para korban.