Bupati Simalungun Turut Serta Dalam Pencarian Korban Tenggelam KM. Sinar Bangun di Danau Toba.

2018-06-26 0 comments simalungun Pemerintahan
Bupati Simalungun, Dr JR Saragih SH MM langsung bergerak menuju lokasi kejadian sesaat setelah musibah kapal tenggelam di perairan Danau Toba, Senin 18/06/2018 kemarin. KM (Kapal Motor) Sinar Bangun yang berangkat dari Simanindo menuju Tigaras terbalik dan tenggelam sekitar 2 km dari pelabuhan tigaras akibat cuaca buruk dan membawa muatan yang berlebih. Menurut informasi yang didapat dari korban yang selamat, kapal tersebut membawa lebih dari 100 orang penumpang dan 60 unit kendaraan roda dua, hal ini kemungkinan disebabkan akibat membludaknya jumlah penumpang pada musim liburan.

Keesokan harinya, Selasa 19/06/2018 Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM kembali turun kelokasi dalam upaya pancarian serta menjenguk korban selamat yang dirawat di Puskesmas Simarmata bersama dengan Plh. Gubsu Dr. Ir. Hj. Sabrina, M.Si, Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon, Kabid Dokkes Polda Sumut Kombes Pol. dr. Sahat Harianja, Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat, SH, S.iK, Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberti Panjaitan, Parlindungan Purba (anggota DPD R.I) serta mantan Wakil Gubernur Sumut DR. Hj. Nurhajizah Marpaung, SH, MH.

Dengan menggunakan kapal KMP. Sumut II rombongan bertolak dari Pelabuhan Tigaras menuju lokasi KM. Sinar Bangun tersebut tenggelam dan selanjutnya menjenguk para korban selamat yang dirawat di Puskesmas Simarmata. Dari keterangan sementara yang didapat di Posko Pengaduan korban hilang, ada 102 orang hilang belum ditemukan, hal ini sesuai dengan yang dilaporkan oleh pihak keluarganya, korban selamat sejumlah 18 orang dan korban meninggal 1 orang atas nama Tri Suci Handayani (24) warga Aceh Tamiang. 

Tim pencarian korban kapal tenggelam yang dilakukan oleh personil gabungan TNI/Polri, Basarnas BPBD Kabupaten Simalungun dan Samosir dengan menggunakan kapal kayu, speedboat serta KMP Sumut I dan II. Namun hingga sore hari tim pencarian para korban untuk sementara baru menemukan  barang barang dari para korban yang mengapung di permukaan danau, diantaranya berupa tas wanita, tas sandang, helm, baju, jaket dompet, jerigen serta sepatu dan sandal. Sementara untuk pencarian korban, belum menemukan hasil.

Saat berada di Simanindo Bupati Dr JR Saragih SH MM menyempatkan diri untuk menjenguk korban selamat yang dirawat di puskesmas Simarmata sembari menawarkan untuk memfasilitasi kepulangan para korban bertemu dengan keluarganya yang sedang menunggu di Tigaras. "Korban selamat yang berada di Simanindo akan kita bawa ke Tigaras, kondisi mereka sudah mulai pulih dan keluarganya juga sedang menunggu di Tigaras," kata bupati.

Sebelas korban selamat tersebut diantaranya, Hernando Lingga warga T. Morawa (24), Sri Sartika warga Kuala Tanjung (23) yang dalam keadaan hamil 3 bulan, Rahman Saputra warga Indrapura (22), Hermanto Turnip warga Tigaras (27), Suhendra warga P. Siantar (22), Sanri Sianturi warga L. Pakam (23), Dedi Setiawan warga L. Pakam (22), Toni warga Kota Pinang (29), Roni warga Sp. Rajanihuta (17), Rudi Wibowo warga Binjai (22).

Isak tangis mewarnai pertemuan para korban selamat ini dengan keluarganya saat kapal feri merapat di pelabuhan Tigaras, doa dan pujian kepada Tuhan tak henti-hentinya dipanjatkan keluarga yang menunggu atas keselamatan yang masih diberikan kepada anggota keluarga mereka.

Bupati juga menambahkan bahwa, Posko terpadu yang berlokasi di pelabuhan Tigaras dipimpin oleh Kepala BASARNAS Propinsi Sumatera Utara, sementara untuk penanganan dan identifikasi korban akan dibentuk dan ditempatkan di RS T Rondahaim Saragih Pamatang Raya.

Kepada seluruh keluarga korban yang masih belum menemukan keluarga yang telah dilaporkan hilang, Bupati menghimbau untuk tetap sabar dan tabah serta tetap berdoa agar para korban dapat segera ditemukan, dirinya juga menyarankan bagi para keluarga korban tidak lagi datang ke lokasi pencarian namun langsung menuju posko penanganan di RS T Rondahaim Saragih, Pamatang Raya.

Untuk pencarian para korban tetap akan dilakukan sembari menunggu kedatangan Tim penyelam TNI AL yang akan turut serta dalam pencarian para korban tenggelam KM Sinar Bangun.