UNEFA dan Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Mengadakan Seminar Nasional Pendidikan

2017-08-11 0 comments simalungun Pemerintahan

Salah satu tantangan terbesar abad ini dalam pembentukan sumber daya manusia Indonesia adalah merosotnya karakter generasi muda, gejala menurunnya moral para siswa sudah semakin nyata.

Banyaknya kasus kekerasan, intoleransi yang semakin meruncing, kurangnya rasa gotong royong, rasa hormat terhadap orang tua semakin menurun, bahkan rasa Kebangsaan Indonesia semakin mengkhawatirkan.

Dalam menyikapi tantangan tersebut Universitas Efarina (UNEFA) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun melaksanakan seminar nasional pendidikan, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Simalungun diwakili Wakil Bupati Ir Amran Sinaga MSi, bertempat di Aula T Djohan Garingging Simalungun City Hotel, Pematang Raya Senin 19/06/2017.

Seminar yang dilaksanakan selama empat hari mulai 19 s/d 22 Juni 2017 tersebut mengusung tema "Membangun pendidikan berkarakter dalam rangka peningkatan daya saing sumber daya manusia bagi pendidikan di Kabupaten Simalungun". Dengan jumlah peserta sekitar 4400 orang yang dibagi dalam 4 gelombang.

Bupati Simalungun dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Ir Amran Sinaga MSi mengatakan bahwa Pemkab Simalungun menyambut positif dan mengapresiasi prakarsa pelaksanaan seminar ini sebagai upaya implementasi penguatan pendidikan karakter setiap sekolah yang harus diketahui dan difahami oleh setiap pendidikan dalam melaksanakan tugasnya membentuk SDM yang memiliki kompetensi, kecerdasan, terampilan dan bermoral serta bertaqwa kepadanTuhan Yang Maha Esa.

Bupati juga berharap melaui seminar ini dapat memberikan edukasi dan strategi penguatan pendidikan karakter tersebut melalui para nara sumber yang ahli dibidangnya, sehingga generasi di Kabupaten Simalungun segera mendapatkan pengenalan dan penguatan pendidikan karakter di setiap sekolah nantinya.

Kepada para tenaga pendidik dan guru diharapkan agar menerapkan pola pembinaan laraktern Indonesia yang tentu memiliki perbedaan dalam nilai dan konsepnya dengan karakter dan budaya bangsa. Ikutilah dengan sungguh-sungguh seminar ini dan miliki komitmen untuk melaksanakan pendidikan di sekolah masing-masing.

Sebelumnya Dr H Abdiyanto SE MSi selaku Rektor UNEFA dalam sambutannya mengatakan perilaku karakter kehidupan bersosial masyarakat akhir-akhir ini sudah melampui batas, didunia pendidikan tindakan kriminal antara mahasiswa dengan dosen di kampus sering terjadi, banyak geng motor, bahkan sesama guru mapun dosen sudah tidak berani saling nasehat menasehati. “Ini menjadi ancaman bagi kehidupan kita,”katanya.

Dikatakan, di dunia demokrasi saat ini sebagai seorang guru sangat khawatir karna banyaknya informasi simpang siur yang membuat kita tidak percaya diri bahkan harus mampu kita memilah informasi, lebih-lebih melalui media social, mana yang terakurat dan terpercaya dan mana yang tidak. Oleh karena itu, mari kita ikuti seminar ini untuk menambah wawasan bagi kita sebagai guru atau dosen dalam melaksanakan tugas memberikan bimbingan kepada peserta didik.

Kadis Pendidikan dan kebudayaan diwakili Parsaulian Sinaga SPd MPd dalam sambutannya antara lain mengaharapkan melalui seminar yang disajikan oleh para nara sumber kiraya dapat memberikan ilmu pengetahuan dan kemampuan kepada pendidik sekaligus peserta dalam mengimplementasinya, yang diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada peserta didik kedepan.