Pemkab Temanggung Berkunjung Ke Kabupaten Simalungun

2017-04-10 0 comments simalungun Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan ke Kabupaten Simalungun. Kedatangan Temanggung, Jawa Tengah ke Kabupaten Simalungun, adalah untuk mempelajari bagaimana pertumbuhan pariwisata dan perkebunan khususnya kopi bisa berkembang seperti di Kabupaten Simalungun.

Dari pihak Temanggung, Jawa Tengah yang berkunjungn ke Kabupaten Simalungun terdiri dari Kepala Bapedda Temanggung, Sekretaris Dewan Temanggung, serta jajaran pemerintahan Kabupaten Temanggung dan wartawan dari berbagai media cetak maupun elektronik.

Di Kabupaten Simalungun Pemkab Temanggung dan rombongan melakukan pertemuan dengan Pemkab Simalungun di Balei Harungguan Djabanten Damanik Pamatang Raya yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Simalungun Ir Amran Sinaga MSi didampingi Sekda Drs Gidion Purba MSi, Staf Ahli Bupati Drs Wilson Manihuruk dan Asisiten Pemerintah Drs Marolop Silalahi MSi, Rabu, 05/04/2017.

Dalam pertemuan itu membahas persoalan perkebunan kopi dan pariwisata. Di mana, Kabupaten Temanggung ingin menghidupkan keduanya agar bisa setara dengan Kabupaten lainnya di Indonesia.

"Temanggung merupakan daerah pegunungan yakni paling rendah 300 meter dan paling tinggi 1.400 meter. Paling potensial tembakau, kita memiliki kopi yakni Arabika dan robusta. Kami melihat di Kabupaten Simalungun, sangat tepat untuk menjadi percontohan buat Temanggung," ucap Kepala Bapedda Temanggung Ir. Bambang Dewantoro.

Menurutnya, di daerahnya juga memiliki kesamaan dengan Kabupaten Simalungun, seperti dari sisi pertanian dan perkebunan. Misalkan beras, jagung, dan kopi. Melalui, pembelajaran ini maka pihaknya bisa mengembangkan pariwisata dan pembangunan dari sisi perkebunan dan pertanian.

Tak itu saja, Temanggung memiliki industri sangat kecil, oleh karenanya difokuskan kepada pariwisata. Sementara pendidikan menjadi basik dasar dalam mengembangkan pariwisata. "Kita ingin belajar dari Simalungun khususnya Danau Toba untuk mengembangkan pariwisata di Temanggung apalagi Danau Toba sudah memiliki Badan Otorita Toba," bebernya.

Gayung pun bersambut, dari Kabupaten Simalungun, Wakil Bupati Simalungun Ir Amran Sinaga MSi menuturkan, saat ini sedang  dilaksanakan pembangunan jalan tol dari dari Medan – Tebing Tinggi, dan tahun 2018 akan dilanjutkan dari Tebing tinggi ke Parapat. “Jika ini selesai nantinya, untuk menuju Kabupaten Simalungun akan bisa ditembus dalam waktu sekitar dua jam dari Kualanamu menuju Parapat,”kata Wakil Bupati.

Menurut Wakil Bupati, Kabupaten Simalungun sendiri memiliki 386 Nagori, 27 kelurahan dan 31 kecamatan, dan Danau Toba yang melingkupi tujuh kabupaten menjadi andalan Kabupaten Simalungun dibidang Pariwisata, bahkan menjadi danau terdalam di dunia yang memiliki kedalaman lebih kurang 450 meter. "Kita juga akan menjadikan danau Toba menjadi destinasi pariwisata nomor satu. Melalui sinergi tujuh kabupaten maka akan bisa membuat Danau Toba mendunia," paparnya.

Pada tahun 2016, Kabupaten Simalungun mengubah Danau Toba menjadi kawasan pariwisata paling cantik di Simalungun yakni adanya pantai bebas. "Dari sector Pariwisata PAD pariwisata dari Rp2,4 miliar di 2012 meningkat menjadi Rp7,6 miliar," Kata Wakil bupati.

Demi mempercantik Danau Toba, Pemkab Simalungun dibawah kepemimpinan Dr JR Saragih juga memperbaiki objek wisata air panas di Tinggi Raja Kecamatan Silou Kahean, di mana kondisi air di lokasi wisata itu terkesan terus berpindah-pindah dan berawal dari sumber yang berbeda-beda. "Simalungun akan membangun jalan dari Kualanamu menuju daerah wisata air panas di Tinggiraja, Kabupaten Simalungun yang berada dekat dengan Serdang Bedagai. Jarak tempuh hanya 29 kilometer," tegasnya.

Dengan banyaknya perubahan yang dilakukan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten SImalungun mengalami peningkatan. "Selain pariwisata, kita juga ada pertanian dan perkebunan dimana irigasi ada 29 ribu, 60 ribu perkebunan masyarakat ada karet, kelapa sawit, hingga kopi, kopi, kentang, kol, jagung, hingga hortikultura," tukasnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan tukar menukar cendera mata antara Pemkab Simalungun dengan Pemkab Temanggung.