Pemkab Simalungun Miliki Alat Uji Swab, 2 Pasien Sembuh Dipulangkan

2020-06-27 0 comments simalungun Pemerintahan

Bupati Simalungun yang juga Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Simalungun Dr. JR. Saragih, SH, MM tinjau langsung laboratorium uji swab Covid-19 dengan TCM (Tes Cepat Molekuler) yang dilaksanakan di Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan, Kecamatan Bandar. Senin (8/6).

Laboratorium uji swab di RSUD Perdagangan ini diharapkan akan mempercepat proses pemeriksaan pasien dengan dugaan terpapar Covid-19, sehingga tidak akan terkendala waktu dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih, SH, MM usai menyaksikan uji coba pemeriksaan sampel swab menyampaikan laboratorium ini diharapkan dapat mempercepat pemeriksaan pasien dan penetapan status pasien, sehingga pengobatan pasien akan lebih efektif.
"Kita bersyukur, RS Perdagangan ini telah memiliki alat uji swab. Tadi sudah kita coba periksa hasil swab 2 pasien yang dirawat disini, dan keduanya hasilnya negatif sehingga sudah diperbolehkan pulang," ujar Bupati.

Ditambahkan oleh Bupati, dengan adanya alat uji swab ini maka akan mempercepat proses pemeriksaan pasien.
"Mulai hari ini alat uji swabnya sudah difungsikan. Tentunya akan lebih cepat untuk mengetahui kondisi pasien, biasanya kita menunggu hasil swab dalam beberapa hari, sekarang dalam hitungan jam sudah kita ketahui hasilnya," tambah Bupati.

Direktur RSUD Perdagangan dr. Maslina Sipayung, mengatakan bahwa alat uji swab ini merupakan mesin pemeriksaan TB-TCM yang dikonversi untuk pemeriksaan Covid-19 dengan Cartridge khusus dan merupakan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan.
"Alatnya merupakan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan untuk percepatan penanganan Covid-19," ujarnya.

Usai meninjau laboratorium, Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih, SH, MM yang juga Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Simalungun menyaksikan pemulangan dua orang pasien positif Covid-19 yang sudah 20 hari dirawat di RSUD Perdagangan.
"Saya mengapresiasi yang tinggi atas upaya dedikasinya ibu direktur bersama jajaran dokter dan tenaga medis, sehingga pasien sembuh bertambah lagi hari ini. Semoga upaya kita mendapat dukungan dan doa dari masyarakat serta mendapatkan ridho dari Tuhan Yang Maha Besar," ujar Bupati.

Dua orang pasien yang sudah sembuh dan diperbolehkan pulang ini adalah Bunti Siregar (80 tahun) asal dari Kec. Namorambe, Kab. Deli Serdang dan M. Reza (20 tahun) asal dari Nagori Siantar Estate, Kec. Siantar, Kab. Simalungun.
"Tadi sudah kita cek kembali untuk pemeriksaan yang kedua dan hasil keduanya negatif. Dengan demikian dua pasien ini dinyatakan sudah sembuh dan diperbolehkan pulang," ujar Bupati bersama keluarga pasien yang juga turut hadir dalam pemulangan pasien.

Bunti Boru Siregar, pasien sembuh yang sudah berusia 80 tahun asal Kec. Namorambe, Deli Serdang ini mengaku bahwa selama dirawat di RSUD Perdagangan ini dirinya mendapatkan pelayanan yang sangat baik.
”Terimakasih pak Bupati, dan terimakasih juga Bapak dan Ibu dokter yang telah merawat saya dengan baik. Selama dirawat, saya merasa puas dan semua kebutuhan saya terlayani dengan baik. Kiranya Tuhan membalas semua kebaikan yang bapak dan ibu berikan,” ujarnya.

Humas GTPP Covid-19 Simalungun, Akmal Siregar bersama Kadis Kesehatan dr. Lidia Saragih, menyampaikan kepulangan pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh hasil swab bertambah 2 orang, sehingga total pasien sembuh menjadi 10 orang.
"Pasien Covid-19 yang dirawat menjadi 13 orang, yang saat ini berada di RS darurat fasilitas khusus Covid19 di batu 20 berjumlah 9 orang, 2 orang di RSU Perdagangan, 1 orang di RSU T Rondahaim Saragih Pamatang Raya dan 1 orang lagi warga Simalungun yang dirawat di RSU Djasamen Saragih, P. Siantar. Sedangkan 1 orang lagi pasien Covid-19 meninggal dunia," ujarnya.