Pemkab Simalungun Melaksanakan PRB Ke-XXXI Tahun 2016

2016-11-07 0 comments simalungun Pemerintahan

Untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya Simalungun sebagai salah satu pucuk budaya nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melaksanakan Pesta Rondang Bittang (PRB) ke-XXXI tahun 2016 yang dipusatkan di Pantai Bebas Danau Toba Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Parapat 28/09/2016.

Pelaksanakan PRB tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM yang ditandai dengan pebukuln gong. Dalam kesempatan itu Bupati didampingi oleh Ketua DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekda dan pengurus DPP Presidium PMS.

Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Resman Saragih SSos dalam laporannya mengatakan bahwa, kegiatan PRB juga untuk meningkatkan apresiasi seluruh masyarakat terhadap kebudayaan Simalungun yang sarat dengan nilai-nilai luhur, sealigus memupuk jati diri dan kebanggan masyarakat Simalungun sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI.

Menurut Resman, pelaksanaan PRB ini berlangsung selama 3 hari, mulai 28 s/d 30 September 2016, dengan melaksanakan berbagai kegiatan, seperti perlombaan busana pengantin Simalungun modern (modifikasi), perlombaan music tradisional diantaranya hagualon, sarunei dan tor-tor serta lomba vocal solo dan vocal group. Disamping itu juga dilaksanaan pertandingan olahraga tradisional seperti marjalengkat dan mersalaper ganjang.

Selama berlangsungnya PRB ke XXXI tahun 2016 dihibur oleh artis-artis Simalungun dan tim seni budaya Simalungun. Namun sebelum dilaksanakan PRB panitia telah melakukan ziara ke makan raja Marpitu dan melaksanakan horja maranggir di tempat dimana para leluhur melaksanakan acara-acara ritual maranggir pada masa lampau.

Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM dalam sambutannya mengatakan bahwa, PRB merupakan warisan para leluhur yang pada masa lalu dilaksanakan pada saat panen raya dengan suka cita dan juga merupakan pesta muda-mudi yang dirangkaikan dengan melaksanakan berbagai kegiatan tradisional. 
“Dan hari ini kita laksanakan di Danau Toba. Hal ini bertujuan untuk memeriahkan Danau toba, agar dapat terus di kenang dan dikenal oleh lapisan masyarakat maupun wisatawan dan kedepan PRB ini kita gabung dengan Pesta Dabau Toba (PDT) yang juga kita laksanaakan di Parapat, karena PDT juga merupakan warisan para leluhur kita,”ujarnya.

Dikatakan, dengan perkembangan tekhnologi saat ini, seni budaya daerah banyak terlupakan terutama di kalangan generasi muda. Oleh karenanya diharapkan kepada para orang tua untuk mempernalkan kebudayaan simalungun kepada anak-anaknya, sehingga kedepan mereka tidak lupa akan kebudayaanya dimanapun berada.
“Meskipun mereka telah berhasil didaerah lain, mereka akan tetap mencintai dan mengenal budaya Simalungun,”ujar Bupati, sembari menambahkan bahwa Pemkab Simalungun akan terus berupaya menggali potensi-potensi budaya hingga ke nagori-nagori (desa) melalui berbagai kegiatan seperti PRB, ulang tahun kabupaten, kegiatan di sekolah-sekolah, pelatihan seni budaya melalui sanggar seni.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa, pelaksanaan PRB ini juga merupakan ajang bersilahturrahmi masyarakat untuk saling mengenal yang diikat dengan budaya. ‘Meskipun ada suku jawa dan suku lainnya di daerah ini, namun dengan menggunakan pakaian adat Simalungun, berarti kita bersaudara,”ungkapnya.

Diselah-selah sambutannya, Bupati Simalungun memberikan bonus sebesar Rp. 100 juta kepada Rosalina Simanjuntak yang telah berprestasi dan berhasil meraih medali emas pada pelaksanaan PON ke XIX di Bandung Jawa Barat beberapa waktu lalu. Selain itu Rosalina mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Efarina.

Sebelumnya Ketua DPRD Simalungun Drs Johalim Purba dalam sambutannya antara lain mengarapkan agar PRB ini dilaksanakan secara berkesinambungan dan kita perkenalkan budaya Simalungun kepada generasi muda, sehingga seni dan budaya Simalungun tetap lestari.