Pemkab Simalungun Gelar Pasar Murah di Nagori Lumban Gorat

2017-02-06 0 comments simalungun Pemerintahan

Bupati : 50 ribu paket sembako untuk penetrasi harga pasar.


Meningkatnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 6 Januari 2017 yang lalu, berimbas pada kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Simalungun.


Untuk melakukan penetrasi pasar atas melonjaknya harga Sembako, Bupati Simalungun, Dr JR. Saragih, SH, MM, langsung melakukan gerak cepat dengan menginstruksikan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), untuk menggelar pasar murah diseluruh Nagori diwilayahnya.


Upaya ini dimaksudkan untuk melindungi warga Simalungun agar tetap mampu membeli sembako dengan harga normal, bahkan dibawah harga pasar. Bertempat di Nagori Lumban Gorat, Kec. Dolok Panribuan, Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar pasar murah untuk pertama kalinya di tahun 2017. Selasa (10/01/2017).


Bupati Simalungun menyampaikan bahwa program pasar murah ini menargetkan 50 ribu paket sembako terdistribusi di seluruh Nagori di Kabupaten Simalungun sepanjang tahun 2017. Jika memang dirasa masih kurang, maka Pemkab Simalungun akan menambahnya kembali.


“tujuan pasar murah ini untuk membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan sembako. Berdasarkan hasil survei disejumlah pasar di Kabupaten Simalungun, harga sembako sekarang sedang tinggi. Pasar murah ini sebagai upaya untuk mengontrol harga pasar, sekaligus mengimbangi harga dari para tengkulak,” ujar Bupati.


Bupati juga menambahkan bahwa paket sembako tersebut tidak sama di setiap Nagori. Sembako yang ditawarkan, menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada di setiap Nagori. Bupati mencontohkan, di Nagori Lumban Gorat paket sembako tersebut berisi Gula Pasir dan Minyak Sayur. Sebab, Beras dan Sayur mayur di daerah ini sudah tercukupi.
“program Pasar Murah ini akan terus digalakkan sepanjang tahun 2017. Jika ditanya sampai kapan selesainya, maka jawabnya adalah sampai perekonomian dan harga sembako kembali normal seperti sedia kala, dan hingga masyarakat mampu membeli kembali sembako dengan harga normal,” ujar Bupati.


Tokoh masyarakat setempat, Kasim, menyampaikan ucapan terima kasihnya atas upaya Pemkab Simalungun dalam mengatasi masalah perekonomian dan infrastruktur. Dirinya mengaku bangga atas kepedulian Bupati Simalungun yang langsung turun ke lapangan menemui dan memenuhi aspirasi masyarakatnya. Pada periode pertama Bupati juga memperhatikan masalah lain seperti listrik, jalan, air hingga pembangunan Mesjid untuk tempat Ibadah. “selama saya tinggal di Nagori ini, Bupati sudah dua kali datang ke sini. Dan, Bupati tersebut adalah Dr. JR. Saragih,” ujar Kasim.


Atas kepeduliannya kepada masyarakat untuk mengatasi berbagi permasalahan yang dihadapi masyarakat, Kasim berpendapat bahwa Bupati Simalungun sudah layak untuk memimpin wilayah yang lebih luas lagi. “saya rasa profil Dr JR. Saragih, sebagai pemimpin Kabupaten Simalungun, sudah saatnya memimpin wilayah yang lebih luas lagi,” ujar Kasim.