Pemkab Simalungun Galakkan Kegiatan Gotong Royong Kawasan Di Danau Toba

2016-11-07 0 comments simalungun Pemerintahan

Keseriusan Pemkab Simalungun terhadap keindahan Danau Toba tampaknya terus di galakkan. Hal ini dapat dilihat kesungguhan Bupati Simalungun Dr JR saragih SH MM memimpin langsung gerakan gotong royong dalam menjaga kebersihan kota Parapat Kabupaten Simalungun, Rabu 12/10/2016.
Kegiatan gotong royong itu melibatkan ratusan massa, yang terdiri dari TNI, Polri, PNS dan tak ketinggalan masyarakat turut serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Meraka disebar di sekitar Kota Parapat. 
Dimulai dari Pantai Bebas membersihkan lapangan parkir, pebersihan taman, beram jalan hingga membersihkan sungai batu gagah yang melair menuju Danau Toba. Dalam pembersihan itu, terlihat Bupati Simalungun di dampingi Kasdim 0207 dan sejumlah pimpinan SKPD turun langsung melakukan aktivitas membersihkan sampah yang berserak di bantaran sungai, selanjutnya dikumpul dan di bakar.
Aksi Bupati yang turun langsung memimpin dan ikut dalam aktifitas gotong royong, merupakan salah satu program kerja nyata sebagai pejabat daerah untuk mengabdi kepada masyarakatnya 
Selanjutnya, dengan berjalan kaki Bupati beserta rombongan memonitor jalannya kegiatan gotong royong. Dalam monitoring itu, Bupati juga menyapa warga yang turut serta berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong, sembari memberikan motivasi agar kegiatan ini terus berlanjut sehingga kebersihan dan keindahan Danau Toba sebagai destinasi wisata nasional dapat terjaga dengan baik.
“Kegiatan gotong royong ini terus kita galakkan di Kabupaten Simalungun untuk menjaga kebersihan. Terutama di Danau Toba, sehingga wisatawan yang berkunjung di daerah ini dapat menikmati keindahan wisata Danau toba,”kata Bupati kepada wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik yang meliput kegiatan itu.
Dikatakan, kegiatan gotong royong ini akan dilaksanakan seminggu sekali, bekerjasama dengan seluruh masyarakat sekitar Danau Toba yang bantu oleh anggota TNI maupun Polri serta PNS, terutama dalam membersihkan parit-parit dan beram jalan yang mengotori Danau Toba, sehingga wisatawan yang datang tidak kecewa.
Dalam rangka agar sampah-sampah tidak masuk ke perairan Danau Toba, Bupati meminta kerjasama Babinsa, Polsek dan masyarakat untuk sama-sama mencegah agar sampah tidak lagi masuk ke Danau Toba. “Nah kalau sudah sama-sama mencegah, berarti mereka telah menyadari bahwa Danau Toba adalah milik kita bersama dan harus kita lastarikan bersama,”ujarnya. 
Disampamping itu, Bupati juga menghimbau para pedagang agar jangan melakukan aktifitas dagangan sampai ketrotoar, sehingga mengganggu pejalan kaki. “kita juga menghimbau kepada para pedagang, agar jangan berjualan di trotoar. Karena hal ini mengganggu pejalan kaki. Kedepan kita juga akan tata trotoar agar pengunjung merasa nyaman, mari sama-sama kita jaga kenyamanan pengunjung yang datang ke Danau Toba,”pintanya. 
Terkait dengan tata ruang Kabupaten Simalungun, Bupati mengatakan bahwa Kabupaten Simalungun telah memiliki tata ruang dan terus akan dilakukan penataan, terutama di kota Parapat dalam mendukung destinasi wisata nasional Danau Toba debagao program pemerintah pusat.