Pemilihan Gubsu/Wagubsu, Pemkab Simalungun bersama FKPD, KPU dan Panwaslu Monitoring Persiapan TPS

2018-06-27 0 comments simalungun Pemerintahan

Dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu)/Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) tahun 2018 yang akan berlangsung pada hari Rabu, (27/06), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan instansi terkait melaksanakan monitoring persiapan Tempat Pemilihan Suara (TPS) di wilayah kecamatan se-Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa 26/06/2018.

Pada pelaksanaan monitoring TPS tersebut Pemkab Simalungun membentuk 3 Tim, Tim I terdiri dari Bupati Simalungun, Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua PN, mewakili Ketua DPRD Simalungun, Ketua KPU, Ketua Panwaslu bersama jajaran Pemkab Simalungun, Tim  ini melaksanakan monitoring di Kecamatan Raya, Purba, Dolok Pardamean, Pamatang Sidamanik, Sidamanik dan Panei.

Sementara itu, Tim II terdiri Wakil Bupati Simalungun, Unsur Polres, Kodim 0207 Simalungun, unsur Kejari, unsur PN, unsur KPU, Unsur Panwaslu bersama jajaran Pemkab Simalungun, Tim II ini melakukan monitoring di Kecamatan Tapian Dolok, Dolok Batu Nanggar, Bandar Huluan, Pematang Bandar, Bandar dan Bosar Maligas. Untuk tim III terdiri dari Sekda, Unsur Polres, Kodim 0207 Simalungun, unsur Kejari, unsur PN, unsur KPU, Unsur Panwaslu bersama jajaran Pemkab Simalungun, tim ini melakukan monitoring di Kecamatan Siantar, Jorlang Hataran, Dolok Pardamean dan Girsang Sipangan Bolon.

Selain memonitoring TPS, tim ini juga memonitoring kesiapan Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas pada saat pelaksanaan pemilihan di TPS. Berdasarkan data dari KPU Simalungun jumlah pemilih yang masuk dalam Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 607.181 jiwa (laki-laki 301.670 jiwa dan perempuan 305.511 jiwa). Jumlah TPS sebanyak 1.685 yang tersebar di 413 desa (Nagori) dan Kelurahan se Kabupaten Simalungun.

Bupati Simalungun Dr JR saragih SH MM saat melakukan monitoring di TPS meminta kepada pihak KPU agar di lokasi posko SAR Gabungan di Pelabuhan Tigaras di buat TPS yang diperuntukan khusus untuk keluarga korban dan para petugas yang sedang bertugas melakukan pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada (18/06) yang lalu.

“Kita  meminta pada ketua KPU Simalungun agar dilokasi posko gabungan ini dibuat TPS darurat, untuk keluarga korban dan para petugas sehingga mereka dapat menggunakan hak pilihnya,” pinta Bupati sembari menghimbau agar masyarakat Simalungun menggunakan hak pilihnya saat pemilihan berlangsung dan tidak golput.

Menanggapi pemintaan Bupati tersebut, Ketua KPU Simalungun Adelbert Damanik mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU Provinsi Sumatera Utara mengenai mekanisme pembuatan TPS darurat di Posko Tigaras. Sebab menurut Adelbert, pada penyelenggaraan Pemilu sebelum-sebelumnya lokasi pelabuhan Tigaras merupakan lokasi TPS 1, namun karena ada musibah KM Sinar Bangun lokasi TPS dipindahkan ketempat lain.

“Untuk pembuatan TPS darurat, kita harus berkoordinasi lebih dahulu kepada KPU Sumatera Utara, namun jika tidak bisa dilakukan kita anjurkan para keluarga korban dan petugas yang akan menggunakan hak pilihnya mendatangi TPS yang terdekat dengan Posko,”Ujar Adelbert.

Ditempat lain, Wakil Bupati Simalungun Ir H Amran Sinaga MSi yang memimpin Tim II saat melakukan monitoring mengimbau kepada KPPS untuk melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kepada Lurah, Pangulu dan perangkatnya untuk mengimbau masyarakat agar datang ke TPS untuk menyampaikan hak pilihnya.

“Saya minta kepada KPPS untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan pastikan undangan untuk masyarakat sampai kepada yang bersangkutan terutama kepada pemilih pemula. Kepada para lurah, pangulu dan perangkatnya saya minta untuk menghimbau dan mengajak masyarakat datang ke TPS. Pilihlah yang terbaik menurut masyarakat dan jangan golput, kerana kita menentukan pimpinan Sumatera Utara lima tahun kedepan,”himbau Wakil Bupati.