Hindari Gagal Panen, Pemkab Simalungun Berburu Hama Tikus Bersama Warga

2020-06-27 0 comments simalungun

Kecamatan Huta Bayu Raja merupakan Kecamatan yang terluas baku sawahnya di Kabupaten Simalungun dan diharapkan mampu menjadi daerah percontohan pada percepatan pola tanam dan tertib tanam di masing-masing Nagori dalam rangka mendukung program pemerintah pada peningkatan ketahanan pangan secara Nasional.

Hal ini disampaikan Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih, SH, MM yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora, SIP, M.Si pada pelaksanaan kegiatan perburuan hama tikus bersama warga di 2 Nagori, yakni Nagori Maligas Bayu dan Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja. Kamis (11/6).

Lebih lanjut disampaikan oleh Sekda bahwa masyarakat harus memutus mata rantai 3 permasalahan yang terjadi saat ini yaitu, pertama masyarakat harus memutus penyebaran virus Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, kedua memutus mata rantai permasalahan petani dengan tengkulak dengan memanfaatkan peran Bank dalam memberikan pinjaman berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR Tani) dan ketiga, bergotong royong memutus penyebaran hama tikus untuk meningkatkan produktivitas panen masyarakat petani.
"Kita harus bekerja bersama dan harus berkesinambungan agar permasalahan hama tikus ini dapat teratasi," ujar Sekda.

Menyambut kegiatan ini, Pangulu Nagori Maligas Bayu, Kasno sangat mengapresiasi Pemkab Simalungun yang mendukung masyarakat Nagori Maligas Bayu dan Mancuk yang akan memulai pola tanam serentak, dengan luas baku sawah sekitar 312 hektar di kedua Nagori ini.
"Kita harus bersyukur dengan dukungan dari pemerintah, maka dari itu kita harus bergotong royong bersama dalam menjalankan pola tanam serentak ini," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Cabang Bank BNI P. Siantar Pinta Pambudi Tama menyampaikan pihaknya mendukung kebijakan Pemkab Simalungun untuk membantu petani memulai usaha. Pihaknya memberikan Kredit Usaha Rakyat bagi petani (KUR Tani) dengan besaran 10 juta dan dibayar pada saat petani panen.
"Kami membantu petani melalui program KUR untuk memajukan usahanya dengan keunggulan kemudahan dalam pengajuan dan bunga yang lebih murah. Selama proses tahapan tanam dan perawatan, petani tidak dipungut bayaran. Pembayaran dipungut pada saat panen," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun Ir. Ruslan Sitepu dalam laporannya menyampaikan data padi sawah di Simalungun berupa luas baku sawah seluas 31.253 hektar, luas tanam padi tahun 2019 seluas 62.417,3 hektar, luas panen tahun 2019 seluas 62.988,7 hektar dengan produksi sekitar 6,19 ton perhektar. Sedangkan luas baku sawah di Nagori Maligas Bayu seluas 212 hektar dan Nagori Mancuk seluas 100 hektar, sehingga luas sawah yang dilaksanakan perburuan hama tikus seluas 312 hektar.

Pada perburuan hama tikus ini, Sekdakab Simalungun juga terjun langsung berburu tikus didampingi oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Pardomuan Sijabat, SP, Camat Huta Bayu Raja Bangun Sibombing serta para Pangulu.