Bupati Simalungun Terima Kunjungan Council of Agriculture Executive Yuan, Taiwan

2017-02-06 0 comments simalungun Pemerintahan

Bupati : Potensi Sumber Daya Alam Simalungun Diharapkan Dapat Menembus Pangsa Pasar Taiwan

Bupati Simalungun, Dr JR. Saragih, SH,MM, menerima kunjungan dari Chun Yen Chen, Council of Agriculture Executive Yuan dan Prof. Bungaran Saragih, Menteri Pertanian di era Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) di Kafe Simalungun City Hotel, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun. Senin, (09/01/2017).

Tujuan dari pertemuan ini adalah membahas tentang kerjasama antara pihak Pemerintah Yuan, Taiwan dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam hal Agrowisata, Holticultura, Peternakan dan Pariwisata. Sebagaimana diketahui, bahwa Kabupaten Simalungun unggul dalam hal hasil pertanian. Kopi dan Teh adalah salah satu produk unggulan Kabupaten Simalungun yang telah dikenal secara nasional dan internasional.

Chun Yen Chen, Council of Agriculture Executive Yuan, menyampaikan bahwa Kabupaten Simalungun memiliki potensi besar di ranah industri pertanian. Sebab Simalungun memiliki udara yang bersih sehingga sangat cocok untuk menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. Namun Chun Yen Chen berpendapat bahwa Kabupaten Simalungun harus mau fokus pada sistem pertanian yang modern, sehingga akan dapat memenuhi kapasitas serta kualitas produk berkelas dunia.

Chun Yen Chen juga menambahkan, bahwa dirinya mengakui kualitas rasa dari Kopi dan Teh Simalungun. Tetapi, kedua produk tersebut harus dibranding lagi agar lebih mendunia. "Jenis teh dan kopi dari Kabupaten Simalungun memang telah mendunia. Akan tetapi harus dikemas lebih baik lagi, mulai dari branding dan kemasannya, sehingga dapat diterima pangsa pasar luar negeri lainnya. Tidak hanya Taiwan. Sebab secara rasa sudah kuat," tambahnya.

Chun Yen Chen berpendapat, adalah sangat memungkinkan untuk kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam hal tukar keahlian teknisi pertanian. Mengingat bahan baku dan lingkungannya pun bersih sehingga mampu menghasilkan produk yang bertaraf internasional. "Salah satu keunggulan Taiwan yang lain adalah dalam hal marketing. Dan, Taiwan sangat tertarik memasarkan produk pertanian dari Simalungun," terangnya.

Sementara itu Prof. Bungaran Saragih, Menteri Pertanian di era Gus Dur ini menuturkan, bahwa pertemuan ini diharapkan akan menghasilkan kerjasama yang baik antara pemerintah Taiwan dan Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam membangun Agrowisata di Simalungun. Terutamanya membangun perkebunan teh dan kopi yang lebih baik.

Simalungun yang secara geografis berada pada dataran tinggi, sudah jelas terbukti menghasilkan produk agrobisnis berkelas dunia. Semua tanaman tropis cocok disini. Termasuk kopi dan teh. Dan, kedua produk tersebut sudah dites hasilnya di negara Taiwan. 

"Jika bicara secara keseluruhan, teh dari Simalungun memang masih kalah terkenal dengan India, Jepang dan Thailand. Akan tetapi untuk jenis Black Tea, kualitas teh dari Simalungun sudah diakui dunia. Kami akan tunjukan pabrik teh yang ada sejak jaman Belanda kepada mereka," ujar Prof. Bungaran Saragih.

Pada pertemuan tersebut, Bupati Simalungun, menuturkan, Pemerintah Kabupaten  Simalungun akan berupaya memberikan yang terbaik dalam hal kerjasama dengan pemerintah Taiwan ini. Baik dari segi pertanian maupun pariwisata.

"Saat ini, Chun Yen Chen dan delegasinya sedang meninjau perkebunan teh yang berada di Kecamatan Sidamanik, kemudian dilanjutkan dengan menyambangi Danau Toba dari Parapat, Kabupaten Simalungun. Setelah itu, kita dari Pemerintah Kabupaten akan segera menindaklanjuti kerjasama ini agar segera mungkin untuk direalisasikan," ujar Bupati.