Bupati Simalungun Kunker Ke Kecamatan Dolok Silau

2017-04-10 0 comments simalungun Pemerintahan

Kinerja semangat baru Sumatera Utara Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM terus dilakukan. Kali ini, Bupati didampingin sejumlah pimpinan SKPD dan Anggota DPRD SImalungun menyambangi Nagori Saran Padang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Senin (03/04/2017).

Di Nagori Saran Padang, Bupati Simalungun bersama rombongan langsung menuju pajak (pasar). Di sana, Bupati sangat kesal, pasalnya, kondisi pasar tersebut sangat kotor. "Kenapa di sini enggak bisa bersih? Budayakan kebiasaan kebersihan, kebersihan adalah wajah Nagori ini. Pokoknya turunkan 60 orang untuk membersihkan wilayah ini," ucap Bupati.

Selepas melihat kondisi pajak, selanjutnya orang nomor satu di Kabupaten Simalungun, ini kemudian melakukan pemoggingan di rumah-rumah warga guna membasmi nyamuk demam berdarah. Baginya, di seluruh Nagori di Kabupaten Simalungun harus bebas dari nyamuk demam berdarah.

Sekira 30 menit melakukan fogging, Bupati pun langsung bergerak meninjau tata nagori (desa-desa) yang ada di Saran Padang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun.  Menurutnya, pertumbuhan perekonomian di Nagori Saran Padang, Kecamatan Dolok Silau, harus meningkat apalagi di Dolok Silau memiliki tingkat pengangguran paling tinggi yang di Kabupaten Simalungun. "Saya minta kepada Camat Dolok Silau untuk menata yang baik, kalau tidak ditata perekonomian maka akan mati. Hidupkan perekonomian di Dolok Silau," tegasnya.

Menanggapi hal ini, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, akan berbenah diri demi meningkatkan pertumbuhan perekonomian apalagi ini merupakan amanat dari Bupati Simalungun. Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah dengan memberikan sosialisasi kepada generasi muda untuk memberikan motivasi dengan memberikan contoh untuk bisa menjadi bagian dari Kabupaten Simalungun.

"Untuk meningkatkan taraf perekonomian maka kita akan menggali potensi pariwisata seperti bekas kerajaan Dolok Silau di Nagori Dolok Mariah dan kita sudah berkomunikasi untuk membuka lahan tersebut untuk menggali nilai sejarah sehingga ada daya tarik sejarah dari Dolok Silau," beber Camat Dolok Silau, Willy Damanik.

Kemudian, kata Willy, demi mengatasi persoalan kebersihan maka pihaknya akan berkoordinasi dengan 14 Nagori yang ada di Kecamatan Dolok Silau. "Kita juga berkomunikasi dengan seluruh pangulu (kepala desa-red) dengan menggilir kegiatan gotong royong. Di mana yang akan berjalan yakni  Nagori Panribuan, Cinkes, Silau Merawan, Bosi Sinombak, Huta Saing," tukasnya.