Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih SH MM : Posisi Aparatur Pemerintah Menjadi Pelayan Dan Fasilitator

2016-07-20 0 comments simalungun Pemerintahan

Paradigma pemerintahan saat ini menempatkan birokrasi sebagai abdi masyarakat dan abdi negara, dengan demikian posisi aparatur pemerintah menjadi pelayan dan fasilitator yang baik terutama dalam upaya mencapai tujuan nasional diantaranya melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat.

Hal tersebut di sampaikan Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM dalam amanat terulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Gidion Purba MSi saat bertindak sebagai pembina upacara pengibaran bendera Merah Putih di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, dipusatkan di halaman kantor Bupati Simalungun, Senin 30/05/2016.

Bupati berharap, dituntut kejelian dari seluruh aparatur pemerintah untuk senantiasa responsif terhadap harapan-harapan yang berkembang di masyarakat, sehingga hasil-hasil pembangunan akan memberi dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Disamping perumusan dan perencanaan pembangunan mulai dari tingkat kelurahan/nagori sampai tingkat kabupaten harus mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat tanpa kehilangan sinergitas dengan program-program yang menjadi prioritas dan unggulan pemerintah pusat, provinsi dan daerah.

Dikatakan, fenomena yang berkembang saat ini pada umumnya yakni tuntutan masyarakat terhadap sikap dan perilaku aparatur pemerintah yang ramah, santun dan bersifat mengayomi. Sikap demikian akan meningkatkan hubungan emosional antara masyarakat dengan aparatur pemerintah yang pada akhirnya akan meningkatkan kesatuan dan kesatuan bangsa.

Menurut Bupati, pencapaian keberhasilan dalam melaksanakan tugas dilandasi niat yang tulus untuk melakukan perubahan kehidupan masyarakat yang lebih baik merupakan salah satu bentuk pengabdian praktis aparatur pemerintah terhadap bangsa dan negara. Berbagai kelemahan dalam kegiatan tahun lalu dapat dijadikan umpan balik untuk bekerja lebih baik pada tahun ini.

“Selaku pimpinan daerah, saya senantiasa memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja segenap aparatur pemkab simalungun. Dimana keseriusan para aparatur pemerintahan dalam mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih dan bebas KKN telah dilakukan secara optimal. Kita harus bisa membuktikan kepada masyarakat bahwa kita benar-benar serius dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga kepercayaan yang besar masyarakat dapat kita raih. Kepercayaan yang besar dari masyarakat, suatu modal sosial yang sangat penting bagi kita dalam menjalankan fungsi pemerintaha,”kata Bupati mengakhiri.

Bertindak sebagai Komandan upacara, Asisten administrasi dan umum Drs Jon Suka Jaya Purba. Pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan oleh anggota Satpol PP diiringan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan hening dan Pembacaan teks Pancasila oleh Pembina Upacara.

Sementara itu pembacaan pembukaan UUD 1945 dilaksanaan oleh Bill Morgand Saragin SSTP staf pada Kantor BPMPN, dan pengucapan panca prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia dilaksanakan oleh Hengky Sitanggang SSTP Staf Sekretariat. Upacara tersebut juga dihadiri dan diikuti oleh para staf ahli bupati, asisten, para pimpinan SKPD dijajaran Pemkab Simalungun.