Bupati Simalungun Buka Musrenbang RPJMD Tahun 2016-2021

2016-07-20 0 comments simalungun

Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Simalungun tahun anggaran 2016-2021, bertempat di Auditorium T Johan Garingging Pamatang Raya, Selasa 19/07/2016.

Mengawali kegiatan tersebut, menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan lagu Habonaron Do Bona. Hadir dalam acara tersebut Dandim 0207 Simalungun, Ketua PN Simalungun, Kajari Simalungun, Wakapolres Simalungun, Mewakili Ketua DPRD Simalungun dan Anggota dan perwakilan dari daerah yang berbataan dengan Kabupaten Simalungun.

Plt Kepala Bappeda Kabupaten Simalungun Ir Jan Wanner Saragih MSi dalam laporannya mengatakan tujuan dilaksanakannya Musrenbang RPJMD, untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap rancangan RPJMD yang mencakup tentang sasaran Pembangunan Jangka Menengah Daerah (PJMD), strategi dan sinkronisasi arah kebijakan pembangunan jangka menengah daerah dengan pedekatan sesuai dengan kewenangan penyelanggaraan pemerintah daerah.

Selain itu, Murenbang RPJMD juga merupakan kebijakan umum dan program PJMD dengan visi, misi dan program kepala daerah, indikasi rencana program prioritas PMJD yang disesuaikan dengan kemampuan pendanaan daerah, komitmen bersama antara pemangku kepentingan untuk mempedomani RPJMD dalam melaksanakan pembangunan daerah sinergi dengan RPJMD Kabupaten/kota yang berbatasan.

                Menurut Jan Wanner, hasil Musrenbang RPJMD kebupaten Simalungun 2016-2021 menjadi rumusan rancangan akhir RPJMD dan akan dibahas oleh seluruh SKPD untuk memastikan program pembangunan jangka menegah sesuai dengan visi dan misi Bupati SImalungun tahun 2016-2016.

Pelaksanaan Musrenbang RPJMD Kabupaten Simalungun tahun 2016-2021 yang berlangsung selama 3 hari, 19 s/d 21 Juli 2016 diikuti oleh peserta yang terdiri dari FKPD, Anggota DPRD, dari Pemprovsu dan BPKP, BPJS, perwakilan daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Simalungun, SKPD se-Kabupaten Simalungun, para camat, pangulu/lurah, akademisi, unsure pelaku dunia usaha serta unsure lainnya.

                Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dalam sambutan tertlisnya yang dibacakan oleh Kepala Bappeda Sumut Drs Arsyad Lubis MM antara lain mengatakan bahwa Pemprovsu menyambut baik pelaksanaan Musrenbang RPJMD Kabupaten Simalungun, untuk itu diminta kepada seluruh peserta agar memanfaatkan pertemuan ini dengan sebaik-baiknya untuk merumuskan, isu-isu strategis, kapasitas fiscal dan kerangka pendanaan serta melakukan penajaman visi misi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam lima tahun kedepan.

Musrebang RPJMD juga diharapkan dapat merumuskan pengalokasian anggaran kepada berbagai program prioritas Kabupaten Simalungun dengan memperhatikan prinsip money follow program priority dengan artian pemberian alokasi anggaran akan diberi hanya pada program-program yang sudah terbukti manfaatnya dalam pencapaian sasaran Kabupaten Simalungun.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Simalungun dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Betty Sinaga antara lain mengaharapkan Musrenbang RPJMD tahun 2016-2021 diharapkan mampu mewujdkan kesamaan pandang dan pemahaman terkait kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Simalungun lima tahun kedepan serta menjadi komitmen bersama dalam mengimplementasikan perencanaan pembangunan tersebut dengan tetap memperhatikan sinergitas perencanaan pembangunan di tingkat nasional dan kabupaten/kota.

Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM dalam bimbingan dan arahannya mengatakan bahwa RPJMD tahun 2016-2021 merupakan nafas pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Simalungun, dimana didalammnya terdapat rancangan kinerja yang diwujudkan dalam visi dan misi lima tahun kedepan. Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh peserta untuk memberikan masukan dan mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Mari kita satukan visi dan misi dalam membangun Simalungun, dan melalui kegiatan ini agar masing-masing peserta dapat mengajukan program prioritas selama 5 tahun. Terutama tentang infrastruktur jalan harus segera kita tangani,”kata Bupati.