Bupati Simalungun Bersama Warga Bantu Padamkan Api Rumah Warga Yang Terbakar di Hapoltakan

2016-08-09 0 comments simalungun Pemerintahan

Rumah milik warga yang ditempati keluarga Jan Edi Sondang Sinaga dan Nurmina Boru Siahaan, sekira pukul 09.00 WIB hangus terbakar di Hapoltakan Kelurahan Sondiraya Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Jumat 05/08/2016.

Penyebab kebakaran belum diketahui pasti tapi kerugian material ditaksir mencapai Rp 200 juta. Sedangkan korban jiwa tidak ada. Peristiwa itu sempat menghebohkan masyarakat. Dalam waktu singkat, lokasi dikerumuni ratusan warga.

Mendengar bencana kebakaran tersebut, Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM didampingi sejulah pimpinan SKPD turun kelokasi dan langsung sibuk bersama warga membantu memadamkan kobaran api dibantu Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Simalungun.

Tidak beberapa lama Bupati tiba dilokasi, disusul oleh Dandim 0207/SML Letkol Inf Oni Kristiyono, Kapolres Simalungun AKBP Yofie Girianto Putro dan Kajari Simalungun Irvan Samosir SH MH. Tak lama kemudian, kobaran api dapat dijinakkan namun sempat menghanguskan bangunan rumah.

Dalam kesempatan itu, Bupati pun mendatangi pasangan suami-istri (pasutri) Jan Edi Sondang Sinaga - Nurmina Boru Siahaan dan memberikan 'boras tenger' sebagai penghiburan agar tetap tabah dan tidak putus dalam musibah itu serta tetap semangat dalam menjalani hidup. Korbanpun mendapat bantuan dari bupati.

Bupati Simalungun, didampingi Dandim dan Kapolres serta Kajari mengutarakan bahwa, rumah korban akan diperbaiki melalui kerjasama gotong-royong antara TNI dan masyarakat. “Kita akan segera perbaiki rumah ini melalui gotong royong bekerjasama TNI, sehingga rumah ini cepat selesai dan dapat segera di tempati kembali,”kata bupati dan langsung disambut bahagia oleh keluarga korban dan disampaikan terimakasih.

Menurut Jan Edi Sondang Sinaga yang didampingi istrinya Nurmina Boru Siahaan mengatakan bahwa dalam musibah kebakaran itu tidak ada barang berharga yang dapat diselamatkan. Sejumlah dokumen penting semisal ijazah anaknya juga habis dilalap sijago merah.

Saat peristiwa kebakaran itu, pasangan suami-istri Jan Edi Sondang dan Nurmina sedang bekerja di sawah, rumah ditinggal kosong oleh mereka. Peristiwa itu sungguh memilukan bagi keluarga korban, terlihata Nurmina Boru Siahaan menangis histeris.