Bupati Simalungun Berikan Operasi Katarak Gratis krpada masyarakat di Wilayah Perdagangan

2017-04-03 0 comments simalungun Pemerintahan

Keinginan Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM untuk membuat seluruh masyarakat di Kabupaten Simalungun hidup sehat, terus dibuktikan. Kali ini melalui pemberian layanan gratis operasi katarak.

Operasi katarak ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan. Animo masyarakat terhadap pelayanan scukup antusias, itu terlihat dari masyarakat yang ada di wilayah Perdagangan, ini terus berdatangan untuk melakukan operasi katarak.

Menurut pegawai RSUD Perdagangan, pelaksanaan operasi katarak sudah dilakukan sejak pukul 08.30 WIB. Dari segi pendaftaran, para pasien katarak berusia mulai dari 31 tahun hingga 81 tahun.

Sebelum dilakukan operasi katarak, tentunya seluruh pasien harus dilakukan pengecekan dasar terlebih dahulu berupa pemeriksaan darah dan kadar gula. Dua hal ini menjadi point dasar sebelum melakukan operasi katarak.

Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM mengatakan dalam pelayanan operasi katarak terdapat 200 warga yang mendaftar yang ada di Kecamatan Bandar Perdagangan dan sekitarnya.

"Untuk tahun ini kita targetkan 1.500 orang yang harus dioperasi katarak. Tapi, kesemuanya dilakukan bertahap dan tahun ini harus tuntas," ucap Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM di RSUD Perdagangan di Jalan Rajamin Purba saat meninjau pelaksanaan operasi katarak, Kecamatan Bandar Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Jumat (24/3/2017).

Bagi Bupati, persoalan katarak tidak berhenti di sini saja karena bisa terjadi lagi sehingga harus dilakukan sesering mungkin sehingga kita selalu melakukan kegiatan sosial demi memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kinerja semangat baru yang dilakukan Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM, selain di wilayah Perdagangan juga akan dilaksanakan di Pematang Raya dan Parapat. Untuk di Parapat itu sendiri akan dilakukan di dua kabupaten. Hingga kini yang mendaftar sudah 300 orang.

"Operasi katarak ini bukan sebatas masyarakat Kabupaten Simalungun. Semua ini untuk rakyat Indonesia dan siapapun yang datang ke Simalungun maka akan diberikan pelayanan buat masyarakat, Simalungun harus bebas katarak," paparnya.

Diakuinya, seluruh masyarakat di Kabupaten Simalungun bisa melaporkan kepada dinas kesehatan untuk melaporkan segala jenis penyakit asalkan sifatnya bisa membantu masyarakat bukan untuk kepentingan lainnya.

"Mulai dari bibir Sumbing, tulang, tumor, hernia, jantung bocor, paru-paru basah hingga HIV sekaligus laporkan ke saya atau laporkan kepada dinas kesehatan terkait. Jika tidak ditindak, maka laporkan ke saya," tambahnya.

Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal operasi katarak, bupati juga memperlihatkan rasa rendah hatinya untuk membantu para pasien katarak yang sudah dioperasi untuk bisa duduk di kursi roda yang nantinya di bawa ke ruang rawat inap.

Ternyata, apa yang diucapkan Bupati Simalungun bukanlah sebatas janji belaka. Pasalnya, dirinya pun langsung bergeah Ibu Pertiwi yang mengalami pembekakan di jantungnya. Informasi ini didapatkan dari Dedi Kurniawan selaku anak kandung Ibu Pertiwi yang berbicara langsung kepada Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM. Spontan, Bupati didampingi beberapa pimpinan SKPD menyambangi rumah ibu tersebut yang berada di Kelurahan Perdagangan 1.

Sesampainya di tempat kediaman Ibu Pertiwi membuat Bupati Dr JR Saragih SH MM langsung mengintruksikan kepada Kadis Kesehatan dr Jan Musrindo Purba MKes selaku segera membawa Ibu Pertiwi ke rumah sakit.

"Segera buatkan ibu ini BPJS Kesehatan, kemudian rawat dahulu hingga Hb (hemoglobin)-nya normal setelah itu rujuk ke rumah sakit di Medan. Untuk biayanya, tidak usah dipikirkan karena ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun," tukasnya