Aparatur Pemerintah Dituntut Responsif Terhadap Harapan-Harapan Yang Berkembang Di Masyarakat

2017-04-03 0 comments simalungun Pemerintahan

Paradigma keperintahan saat ini menempatkan birokrasi sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Dengan demikian aparatur pemerintah menjadi pelayan dan fasilitator yang baik terutama dalam upaya mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia, diantaranya adalah untuk melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat.

Untuk itu kejelian aparatur pemerintah dituntut agar senantiasa responsif terhadap harapan-harapan yang berkembang di masyarakat, sehingga hasil-hasil pembangunan akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM dalam pidatonya tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Ir Amran Sinaga MSi dihadapan aparatur peyelenggara pemerintah di lingkungan Perintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, saat bertindak sebagai inspektur upacara Hari Kesadaran Nasional, yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Simalungun , Pamatang Raya, Jum’at 17/02/2017.
 
Dalam pidatonya itu Bupati berharap, perumusan dan perencanaan pembangunan mulai dari tingkat kelurahan/nagori (desa) sampai kabupaten harus mampu mengakomodir aspirasi masyarakat, dengan memperhatikan sinergitas program-program yang menjadi prioritas dan unggulan baik pemerintah pusat, provinsi maupun daerah.

Dikatakan, dalam melayani masyarakat, fenomena yang berkembang saat menuntut aparatur pemerintah yang ramah, santun, bersifat mengayomi dan jauh dari sikap sombong, arogan dan ingin menang sendiri. Karena dengan sikap demikian akan mendekatkan hubungan emosional antara masyarakat dengan arapatur pemerintah. Hal ini juga sesuai dengan makna dan inplementasi dari pelaksanaan upacara bendera Hari Kesadaran Nasional.

Dalam kesempatan itu, dalam pidatonya itu Bupati juga mengharapkan kepada setiap SKPD di lingkungan Pemkab Simalungun, mulai dari perencanaan agar melakukan kajian secara mendalam baik administratif maupun normatif dengan memperhatikan barbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku agar tidak tersandung masalah. Hal itu juga untuk pelaksanaan program-program pembangunan sehingga dapat sesuai dengan harapan masyarakat.

Bertindak sebagai komandan upacara adalah Kadis Perhubungan Ir Ramadhani Purba, perwira ucapara Sudiahman Saragaih SH  (Asisten Administrasi dan Umum). Pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional ditandai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang dilaksanakan oleh anggota Satpol PP yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan hening cipta dan pembacaan teks Pancasila yang dipimpin oleh inspektur upacara. Pembacaan teks pembukaan UUD 1945 dilaksanakan oleh Dedi Agus Aprianto Sinaga ST (Staf Dinas Perhubungan) dan pengucapan panca prasetya Korpri dilaksanakan oleh Hendra Levi Manurung SPi (staf Dinas Pendidikan).