1 Pasien Positif Covid-19 Hasil Swab di Simalungun kembali Sembuh

2020-06-27 0 comments simalungun Pemerintahan

Jumlah pasien positif Corona Virus Disease (Covid-19) hasil swab yang sembuh di Kabupaten Simalungun kembali bertambah. Setelah sehari sebelumnya 2 orang pasien sembuh dipulangkan dari RSUD Perdagangan, hari ini, 1 orang pasien positif Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh dipulangkan dari RSUD Tuan Rondahaim Saragih, Pamatang Raya. Selasa (9/6).

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Simalungun Akmal H Siregar, S.Kom, M.Si menyampaikan total jumlah pasien positif Covid-19 hasil swab sembuh berjumlah 11 orang, sedangkan pasien yang dirawat berkurang menjadi 12 orang.
"Pasien tersebut perempuan, berusia 44 tahun, warga Tigarunggu Kecamatan Purba, yang telah melakukan perawatan selama 35 hari," ujarnya.
 
Ditambahkan olehnya, bahwa Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih, SH, MM yang juga sebagai Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Simalungun, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Dinas Kesehatan, Direktur dan para petugas medis RSUD T. Rondahaim Saragih, yang telah melaksanakan perawatan dengan hasil yang maksimal
"Semoga dengan kesembuhan ini menjadi semangat bagi kita semua, kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk mendoakan para tenaga medis, dan tetap patuhi dan jalankan protokol kesehatan," ujar Akmal menirukan ucapan Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun dr. Lidia Saragih didampingi dr. Debora ES selaku direktur RS T Rondahaim Saragih dan dr. Sahdra Saragih, Sp.P yang merupakan dokter spesialis paru dan dokter pemeriksa, menambahkan bahwa pasien tersebut selama masa observasi, gejala dan tanda infeksi Covid-19 tidak ditemukan lagi, sehingga dinyatakan sembuh. 

Pemberangkatan pasien sembuh ini ditandai dengan melaksanakan tradisi memberi ulos sebagai pemberi semangat dan bentuk  rasa syukur kepada Tuhan atas kesembuhan pasien tersebut.
"Pasien ini harus tetap menjalankan protokol kesehatan dan jika dirasakan gejala, harus segera melapor guna mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujarnya.