Setelah dicek menggunakan Rapid Test, Pasien PDP di Kabupaten Simalungun Negatif Covid-19

2020-03-29 0 comments simalungun Pemerintahan

Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih, SH, MM meninjau penanganan pasien PDP asal Nagori Bangun Panei, Kecamatan Dolok Masagal yang dirawat di Rumah Sakit rujukan Covid-19 wilayah Simalungun, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan, Kecamatan Bandar. Sabtu (28/03/2020).

Pada kunjungan ini, Bupati juga membawa langsung peralatan Rapid Test Covid-19 yang baru saja tiba untuk digunakan memeriksa orang yang beresiko menularkan Covid-19, seperti pasien PDP dan orang terdekatnya serta tenaga medis yang terlibat langsung dengan pasien.

Adapun hasil dari pemeriksaan melalui Rapid test covid-19 ini didapati bahwa pasien PDP asal Nagori Bangun Panei negatif covid-19 begitu juga dengan tenaga medis yang mengikuti Rapid test ini juga dengan hasil negatif.

Bupati Simalungun, usai memantau jalannya pelaksanaan Rapid test Covid-19 ini menyampaikan bahwa walau sudah dilakukan Rapid test dengan hasil negatif, pasien PDP tetap akan menjalani perawatan di RSUD Perdagangan selama 14 hari kedepan untuk memastikan kondisi pasien dalam keadaan yang benar-benar baik.

"Pasien PDP ini kita cek dengan serius sebab memiliki riwayat perjalanan baru kembali dari Jakarta 14 hari yang lalu, dan pada hari ke -14 mengalami demam dan sesak. Sudah dicek dengan Rapid test dan hasilnya negatif, namun tetap akan kita rawat selama 14 hari kedepan untuk memastikan kondisi pasien dalam keadaan baik," ujar Bupati.

Dikatakan bahwa, Nagori asal Pasien PDP tetap akan diisolasi untuk menjaga dan memastikan penyebaran virus Covid-19 di Nagori tersebut tidak terjadi. "Nagori Bangun Panei sementara tetap akan kita pantau secara serius melalui Camat, Kapolsek, Danramil dan Pangulu untuk memastikan penyebaran Covid-19 tidak ada di Nagori ini. Penyemprotan disinfektan serta distribusi air bersih segera dilaksanakan di Nagori ini," ujar Bupati.

Kepada masyarakat, Bupati juga tetap menghimbau masyarakat Simalungun untuk mengikuti anjuran pemerintah melaksanakan sosial distancing, makan makanan seimbang serta berolahraga untuk menguatkan ketahanan tubuh menghadapi penyebaran Covid-19.