Mahasiswa IPB Bogor Asal Simalungun Siap Membangun Kota Habonaron Do Bona

2018-01-19 0 comments simalungun Pemerintahan

Program beasiswa pendidikan yang dikhususkan bagi generasi muda yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun di bawah kepemimpinan Bupati Simalungun Dr JR Saragih telah membuahkan hasil. Sebanyak 9 orang yang diberangkatkan telah berhasil menjadi wisudawan dan wisudawati guna membangun Kabupaten Simalungun. Hal ini diketahui saat Bupati mengunjungi IPB Bogor, Jawa Barat guna bertemu dengan wisudawan dan wisudawati asal Simalungun tersebut.

“Kehadiran saya di sini merupakan bagian dari Kabupaten Simalungun guna memberikan semangat buat generasi muda Simalungun bisa menjadi generasi muda yang membanggakan. Dengan adanya saya di sini tentu membawa motivasi kepada wisudawan dan wisudawati, bahwa Pemerintah Kabupaten Simalungun selalu ada untuk masyarakat,” ucap Bupati Simalungun JR Saragih di IPB Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/1/2018).

Program Beasiswa ini diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun kepada anak-anak Simalungun yang berprestasi dengan harapan kedepannya akan turut membantu kesuksesan pembangunan di Kabupaten Simalungun.

“Ada sembilan orang di mana tiga pria, dan enam orang perempuan. Ke sembilan ini pun memiliki kemampuan yang berbeda. Ada dokter hewan, perikanan, kehutanan hingga pertanian sekaligus,” ujar Bupati.

Diakuinya, dengan melihat bakat serta kepintaran dari generasi muda tersebut maka Pemerintah Kabupaten Simalungun terus bergerak untuk membangun Simalungun. Otomatis, di masa mendatang kemampuan masyarakat akan menjadi bertambah, khususnya dari sisi edukasi.

“Kita tahu bahwa di Kabupaten Simalungun banyak masyarakat yang bertani, berladang, berkebun, beternak ikan, babi, sapi hingga kerbau dan burung puyuh. Oleh karenanya, dengan adanya generasi muda ini maka pengetahuan masyarakat akan semakin bertambah melalui edukasi yang dilakukan oleh generasi muda lulusan IPB Bogor tersebut,” lanjutnya.

Salah satu mahasiswi IPB Bogor fakultas kehutanan, Stevani Purba yang telah menimba ilmu selama 4 tahun ini lebih mengutamakan soal konservasi pemberdayaan hutan dan ekowisata. Ilmu yang didapatnya pun sangat berkaitan dengan Kabupaten Simalungun.

“Kabupaten Simalungun kaya akan kebun dan hutan, dengan mengambil jurusan ini maka edukasi kepada masyarakat akan mudah tersampaikan. Apalagi, jika bencana kebakaran hutan terjadi maka masyarakat bisa mengetahui apa yang harus dilakukannya,” tambahnya.

Hal serupa diutarakan oleh Rio Simanungkalit. Pria yang pernah mengemban ilmu di SMA/SMK Efarina Plus di Saribu Dolok ini lebih memilih persoalan binatang, ia menyadari bahwa di Simalungun banyak masyarakat yang memiliki ternak.

“Tidak hanya anjing saja, di Simalungun juga banyak masyarakat yang memelihara hewan babi. Hal ini lebih menunjukkan jika masyarakat Sumatera Utara lebih banyak mengonsumsi daging, dengan ilmu pengetahuan yang saya dapat di IPB Bogor maka saya bisa memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana beternak yang baik dan benar,” tukasnya.