Bupati Simalungun Besuk Celsia br Butar-butar
Bupati Simalungun Drs T Zulkarnain Damanik MM, Minggu, 07/03/2010, besuk Celsia br Butar-butar warga Nagori Marubun Jaya Kecamatan Tanah Jawa.
Saat di besuk oleh Bupati, tubuh Celsia br Butar-butar yang baru berusia berkisar 2 tahun kondisinya sangat mempriharinkan, dimana tubuhnya semakin hari semakin mengecil dan berat tubuhnya hanya 5 Kg. Disamping itu, pada tubuh Celsia terlihat kering dan di beberapa bagian tubuhnya menghitam dan terkelupas. Jika dilihat dari kondisinya, Celsia mengalami kekurangan gizi, Air minum yang dimasukkan kedalam mulutnya baru dapat ditelan setelah durasi waktu 10 menit. Sudah 2 Minggu terakhir
nafsu makan Celsia hilang sama sekali. Orang tua Celsia Walman Tamba (33 tahun) dan
Dermawan br Sinaga (30 tahun), saat Bupati Simalungun didampingi beberapa pejabat Pemkab Simalungun serta Camata Tanah Jawa di kediaman mereka mengatakan, Celsia Agustina br
Tamba yang dilahirkan (11/8-2009) di cerai netek oleh ibunya sejak berusia 11 bulan.
Akibat tekanan ekonomi, terpaksa Dermawan br Sinaga mencari pekerjaan lain Dermawan meninggalkan rumah sejak pukul 08.00 WIB dan baru kembali ke rumah setelah pukul 19.00 WIB. Sementara sang suami pergi merantau ke BP Mandoge Asahan sebagai buruh harian lepas
di bagian transport di kebun Afd I PTPN IV Mandoge.
Selama ditinggal sang ibu Celsia di rawat oleh kakaknya Cantika br Tamba yang masih berusia 5 tahun. Sementara anak yang paling sulung Lasmaria br Tamba duduk di kelas III SD Negeri Marubun Jaya. Cantika br Tamba setiap hari memberi makan dan minum adiknya. Jika adiknya haus dan lapar sang kakak memberinya air putih dan nasih putih . Teh manis atau susu tambahan dan lauk pauk lainnya seakan-akan tak pernah menyentuh tubuh Celsia, sehingga Celsia seorang balita dengan kondisi yang sangat meprohatinkan.
Disaat melihat kondisi Celsia, Bupati Simalungun Drs T Zulkarnain Damanik MM langsung memerintahkan Kadis Kesehatan dan Forum Koordinasi Pekerja Sosial Kemasyarakat (FK-PSM) untuk segera mengurus Celsia tentang perobatannya. Dan saat itu juga Kadis Kesehatan bersama ketua FKPSM H Rivai Damanik membawanya RS Djasmen Saragih Pematangsiantar untuk mendapatkan perawatan. Semua biaya perobatan Celsia di tanggung oleh Bupati Simalungun. Setelah dari RS Djasmen Saragih, sesuai dengan rencana pada Haris Senin 8/03/2010 Celsia akan di rujuk RS Imelda Medan untuk mendapat perawatan in intensif. Demikian Kabag Humas Pimpinan dan Keprotokolan Pemkab Simalungun.




del.icio.us
Digg