Bupati Simalungun terima penghargaan ENO Silver Award Asia
Bupati Simalungun Drs T Zulkarnain Damanik MM menerima penghargaan Environment Online (ENO) Silver Award Asia
Bupati Simalungun Drs T Zulkarnain Damanik MM menerima penghargaan Environment Online (ENO) Silver Network Asia karena melaksanakan penanaman sebanyak 3.000 batang lebih di daerah Kab. Simalungun. Pengharagaan ini langsung di serahkan oleh Direktur ENO Mr Mika Vanhennen dari Finlandia pada acara ENO Silver Award Asia, bertempat di halam SMP negeri 2 Siantar Kec. Siantar Kab. Simalungun, Sabtu, 06/03/2010.
ENO Director Mr. Mika Vanhannen mengatakan, sangat senang dan bangga melihat masyarakat Indonesia, khsususnya para siswa di sekolah-sekolah yang turut ambil bagian dalam membantu mengatasi masalah dunia yaitu pemanasan global, melalui kegiatan penanaman pohon di halaman sekolah masing-masing. Kegiatan ini sangat positif dan perlu terus ditingkatkan, agar bumi Indonesia dapat indah, sejuk dan asri kembali. Apalagi program ENO Silver Award Asia ini juga telah terlaksana di daerah ini. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kab. Simalungun yang telah mendukung kegiatan ini.
Sementara itu, Bupati Simalungun Drs T Zulkarnain Damanik MM dalam sambutannya mengatakan, Kab. Simalungun terdiri dari 31 kecamatan dengan luas wilayah berkisar 438.660 Ha. Perkembangan penduduk yang terjadi dengan pesat mengakibatkan berkurangnya luas areal hutan. Oleh karena itu, upaya dari program ENO Silver Award Asia ini harus kita sikapi dengan baik. Dimana pada beberapa tahun yang lalu daerah Siantar-Simalungun ini termasuk iklim yang sejuk. Namun saat ini kondisinya berbeda, daerah ini menjadi iklim yang panas, sungai-sungai mulai mengalami penurunan debit airnya di karenakan sumber-sumber air di hulu berkurang.
Penyebab semua itu, Bupati melanjutkan, banyaknya pohon-pohon yang telah di tumbang. Oleh karena itu, program ini yang merupakan kerjasama antara dinas kehutanan, pendidikan dan ENO untuk kembali menanam pohon merupakan pekerjaan yang mulia, membantu pemerintah dalam menanggulangi pemulihan sumber-sumber air dan kesejukan alam di daerah ini.
”Saya ingin anak-anak sekolah SMP dan SMA di berikan pemahaman oleh gurunya, bahwa mereka menanam satu pohon akan menjadi sejarah dalam hidupnya bahwa dia ikut menjaga kelestarian lingkungan dan menyelamatkan dunia”, lanjut Bupati menambahkan. Ini harus kita lakukan, agar para anak-anak memiliki kenang-kenangan, semangat dan kemauan bahwa selama hidupnya dia pernah menanam sebatang pohon untuk menyelamatkan lingkungan dan dunia ini.
Kepada para kepala sekolah, Bupati menginginkan, agar menunjukkan di sekolah masing-masing pekarangannya yang ditanami pepohonan oleh siswa/i di sekolah masing-masing. “Ini akan menjadi evaluasi bagi para kepala sekolah dan guru tentang sejauh mana memeberdayakan murid-murid tentang kepedulian terhadap lingkungan”,kata Bupati. Apalagi, Bupati melajutkan, akhir-akhir ini Kab. Simalungun bilan turun hujan sering mengalami kebanjiran yang sebelumnya tidak terjadi. Ini dikeranakan kurang rasa cinta kita terhadap kelestarian lingkungan.
Untuk itulah, penghargaan yang kita terima ini harus terus kita pertahankan dan kita tingkatkan, dimana penghargaan ini adalah penghargaan seluruh masyarakat Simalungun yang mencintai dan menjaga lingkungan. Mari ajarkan kepada anak-anak kita untuk menjaga lingkungan, sehingga mereka kelak dapat lebih mencintai dan mempertahankan keindahan alam dengan tanaman-tanam yang baik. “Momentum hari ini mari kita jadikan untuk bangkit kembali dalam melestarikan lingkungan kita”, tandas Bupati. “Saya percaya para guru dan masyarakat memiliki atensi yang besar dalam menjaga daerah ini dengan baik”, Bupati mengakhiri.
Sebelumnya, ENO Award Indonesia Drs H Ismael Hasibuan MM dalam sambutannya mengatakan, salah satu nilai global saat sekarang ini adalah orang yang mau menanam pohon dan orang inilah yang menjadi terbaik dan pahlawan di oermukaan bumi ini. Oleh karena itu, mari kita hitung seandainya satu orang murid menanam satu batang pohon di negara kita, maka sudah tentu ada jutaan pohon yang telah tertanam di permukaan bumi Indonesia. Untuk melalui Program ENO Silver Award Asia, kiranya penanaman pohon di sekolah-sekolah akan dapat terlaksana di daeran Simalungun dan diharapkan dapat mengimbaskan pada daerah-daerah yang lain.
Pada acara tersebut Kadis Pendidikan Kab. Simalungun dalam laporan tertulisnya yang di bacakan Drs Parsaulian Sinaga mengatakan, program ENO pertama kali dicanangkan di Kab. Simalungun yaitu pada tanggal 02 Mei 2008 yang lalu di SMA Neg. 2 Bandar. Dimana pada pencanangan tersebut dilakukan penanam bibit pohon di pekarangan sekolah-sekolah yang ada di daerah ini sebanyak 1.000 batang. Selanjutnya kegiatan yang sama juga di lakukan di sekolah SD SMP dan SMA/SMK sebanyak 1.077 sekolah. Menurutnya pada tahun 2010 ini sebanyak 12.000 batang bibit pohon dari Dinas Kehutanan akan di tanam di kawasan Kab. Simalungun. Kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk mewujudkan peduli akan lingkungan kita masing-masing.
Selain itu Bupati Simalungun yang menerima penghargaan, di acara tersebut juga di berikan sertifikat kepada Dinas Kehutanan, Pendidikan, Kepala Sekolah SMK Negeri Siantar, Kepala sekolah SMP Negeri 2 Siantar, SMP Negeri I Medan oleh ENO Award Indonesia. Selanjutnya Bupati Juga memberikan Seperangkat Pakaian adat Simalungun kepada ENO Director, ENO Indonesia Award dan ENO Asis Coordinator. Mengakhiri acara tersebut, Bupati SIMalungun, ENO Director, Kadis Kehutanan melakukan penanaman bibit pohon di pekarangan sekolah SMP Negeri 2 Siantar yang diikuti oleh pera siswa dan pejabat yang hadir pada kesempatan tersebut. Demikian Kabag Humas Pimpinan dan Keprotokolan Kab. Simalungun.




del.icio.us
Digg